Info CPNS 2021, Ini Ada Kuota 1.238 Orang untuk di Rejang Lebong

0
41

RedaksiBengkulu.com, REJANG LEBONG – 2021 ini, Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong mendapatkan kuota Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) sebanyak 1.122 orang dan kuota CPNS sebanyak 116 orang. Rinciannya, dari kuota P3K sebanyak 1.122 orang terdiri dari, tenaga pendidik atau guru 969 orang, tenaga kesehatan 114 orang dan tenaga teknis 39 orang. Sedangkan untuk formasi CPNS rinciannya adalah, tenaga kesehatan 75 orang dan tenaga teknis 41 orang.

“Untuk pelaksanaan tes CPNS dan pengumuman perekrutan P3K tersebut masih menunggu jadwal dari Kementerian PAN RB. Pelaksanaannya juga belum tahu. Sesuai dengan pengumuman Kepala BKN (Badan Kepegawaian Negara) ini ditunda dulu karena juklak juknis tes belum ada”, kata Sekretaris Daerah Pemkab Rejang Lebong, RA Denni.

Denni juga mengatakan, dengan adanya penambahan 1.122 orang P3K, pihaknya sangat terbantu. Mengingat dari 60 persen kekurangan guru dan tenaga kesehatan selama ini, akan bisa terpenuhi.

Perekrutan ini sesuai dengan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 49 Tahun 2018 tentang Manejemen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K). Dari aturan itu, membuka peluang kalangan profesional untuk menjadi pegawai dengan gaji standar ASN. Pada PP itu juga mewajibkan agar setiap instansi pemerintah menyusun kebutuhan jumlah dan jenis jabatan P3K berdasarkan analisa jabatan dan analisa beban kerja untuk jangka waktu 5 tahun yang diperinci per satu tahun.

Di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) juga menegaskan, seleksi P3K 2021 bisa diikuti oleh seluruh semua guru honorer di sekolah negeri maupun swasta. Tidak ada kelompok yang diprioritaskan untuk menjadi P3K tahun 2021.

“Karena seleksi P3K ini juga akan dilakukan secara daring”, sambungnya.

Meski waktu pelaksanaan tes dan pengumuman perekrutan belum ditetapkan, namun Pemkab Rejang Lebong sudah komunikasi dengan pihak Universitas Bengkulu (Unib) terkait rencana tempat pelaksanaan CAT (Computer Assisted Test).

“Kami sudah bersurat dengan pihak Unib. Karena Unib memiliki kurang lebih 250 unit komputer yang bisa digunakan sekali tes”, demikian Denni.

Ini Persyaratan Calon Peserta P3K Khusus Guru

Terpisah, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan ( Dikbud) Rejang Lebong, Khirdes Lapendo Pasju mengungkapkan, kuota untuk 969 P3K khususnya tenaga pendidik atau guru, silakan dilamar oleh para guru Honorer. Ada sekitar 1.300 guru Honorer yang ada di Rejang Lebong ini.

Bagi yang berminat, calon peserta harus memenuhi kriteria yang telah ditetapkan oleh Kemendikbud dan KemenPAN RB. Artinya, calon peserta yang bisa mengikuti tes P3K tersebut harus tercatat di database K2 yang belum diangkat menjadi PNS.

Lalu, lanjut Khirdes, calon peserta yang boleh ikut adalah guru Honorer di sekolah negeri atau sekolah swasta yang terdaftar di Dapodik (Data Pokok Pendidikan) Kemendikbud. Serta bagi guru guru yang belum sempat menjadi honorer atau PTT namun mereka lulusan PPG (Pendidikan Profesi Guru).

“Tapi sayangnya, sampai hari ini kami belum menerima petunjuk teknis (juknis) maupun waktu pelaksanaan tes”, demikian Khirdes.

Berdasarkan website kemendikbud.go.id, kebijakan seleksi P3K tahun 2021 ini berbeda dari tahun sebelumnya.

  1. Semua guru honorer dan lulusan PPG bisa mendaftar dan mengikuti seleksi dan semua yang lulus seleksi akan menjadi guru PPPK hingga batas satu juta guru.
  2. Setiap pendaftar diberi kesempatan mengikuti ujian seleksi sampai tiga kali. Jika gagal pada kesempatan pertama, pendaftar dapat belajar dan mengulang ujian hingga dua kali di tahun yang sama atau di tahun berikutnya.
  3. Kemendikbud akan menyediakan materi pembelajaran secara daring untuk membantu pendaftar mempersiapkan diri sebelum ujian seleksi.
  4. Pemerintah pusat memastikan tersedianya anggaran bagi gaji semua peserta yang lulus seleksi guru PPPK.
  5. Biaya penyelenggaraan ujian ditanggung oleh Kemendikbud.

(Julkifli Sembiring)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here