BKD Keuangan Kepahiang Copot Spanduk Rokok Yang Tak Bayar Pajak

0
31

RedAksiBengkulu.Com, KEPAHIANG – Sejumlah spanduk jenis T-Banner untuk produk rokok merek Bull yang terpasang di sepanjang jalan lintas kabupaten Kepahiang terpaksa dicopot lantaran tak memiliki izin pemasangan bahkan tak pernah melaporkan sebelum pemasangan. kepala Badan Keuangan Daerah (BKD) Kabupaten Kepahiang, Damsi  melalui kabid pendapatan, Amarullah Muttaqin mengatakan kesulitan untuk mencari perusahan untuk mengirimkan surat teguran karena memasang spanduk tanpa izin. “Inikan berkaitan dengan Pendapatan Asli Daerah (PAD) tentu sebelum dipasang mesti ada mekanisme, kami sudah mencari perusahaan rokok tersebut untuk disurati namun kami tak menemukan karna pemasangannya tanpa izin terpaksa kami turunkan” Ujar Amarullah Muttaqin yang biasa disapa Amar pada Jum’at (20/3/2020).

Lebih lanjut, Amar menjelaskan ada beberapa titik diwilayah Kabupaten Kepahiang jenis T-Banner dan spanduk yang dilepas, yakni di sepanjang jalan di Kecamatan Merigi, Kecamatan Ujan Mas dan Wilayah Pasar Kepahiang.  “Pagi Jum’at beserta rombongan ada 4 titik spanduk yang kami turunkan sebenarnya ada tenggang 14 hari bagi perusaahaan untuk membayar kewajiban pajak, masa tenggang itu pun sudah lewat, terpaksa kami tindak bahkan hal serupa pula akan berlaku pada Perusahaan lainnya,”tambah Amar

Lebih lanjut, Amarullah Muttaqin mengatakan “Untuk penertiban ini akan terus dipantau bagi perusahaan lainnya baik dalam bentuk spanduk, neon box, dan juga papan merk toko yang belum melakukan kewajibannya yaitu pajak reklame. “Pada tahun 2020 ini kita punya target pendapatan dari pajak reklame sebesar Rp 100 .080.000,00, dan target ini lebih tinggi dari tahun 2019 yang hanya sebesar Rp 76.985.229,60 ada kenaikan sebesar 30% tentu kami mau kejar target” pungkas Amar.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here