Ini Mudarat Dari Digelarnya Pesta Malam. Dan Ini Sering Terjadi

0
61

RedAksiBengkulu.co.id, BENGKULU UTARA – Salah satu mudarat dari digelarnya pesta malam adalah kericuhan atau kegaduhan yang diwarnai perkelahian. Dan itu sudah jadi rahasia umum. Seperti yang terjadi di Desa Tanjung Karet Kecamatan Air Besi Kabupaten Bengkulu Utara (BU) Provinsi Bengkulu, pada Minggu (5/11/2017) dinihari.

Salah seorang warga yang mengaku menjadi korban, Megiyanto (18), warga Desa Gunung Selan Kecamatan Argamakmur melapor ke Polres Bengkulu Utara. Ia melapor karena mengaku telah dianiaya di pesta malam oleh warga Desa Tanjung Karet, Nando dan Yogi.

Kepala desa setempat Aryandi pun ketika dikonfirmasi membenarkannya. Namun kades berharap persoalan ini bisa diselesaikan secara kekeluargaan.

“Saya pun menyayangkannya kenapa harus ribut. Padahal dua desa ini saling bersebelahan. Dan belakangan diketahui, pelaku yang berkelahi itu masih ada hubungan keluarga”, kata Aryandi.

Terpisah, Kapolres Bengkulu Utara AKBP Ariefaldi Warga Negara melalui Kasat Reskrim AKP Jufri, membenarkan laporan itu.

“Laporan sudah diterima dan sedang ditangani penyidik”, kata kasat.

Disinggung bahwa kades setempat berharap perkara itu bisa didamaikan secara kekeluargaan dengan dihadirkan pemuka masyarakat dari 2 desa, kasat pun menjawab fleksibel.

“Lihat saja nanti. Karena penyidik sedang memeriksa saksi-saksi dari kedua desa itu”, demikian Jufri.

 

 

 

 

 

 

Laporan : Firdaus
Editor : Aji Asmuni

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here