Jhoni Wijaya : Rp 1 Miliar Sebagai Tanda Terimakasih Untuk Gubernur Bengkulu

0
57
Keterangan Terdakwa Jhoni Wijaya dalam sidang perkara dugaan suap terhadap Gubernur Bengkulu, Ridwan Mukti di Pengadilan Negeri/Tipikor Bengkulu, Selasa (10/10/2017). (Foto : ist)

RedAksiBengkulu.co.id, BENGKULU – Terdakwa Jhoni Wijaya, dalam keterangannya mengakui bahwa uang Rp 1 miliar yang disebut-sebut sebagai THR (Tunjangan Hari Raya) yang diberikannya melalui Rico Dian Sari (RDS) itu diperuntukkan bagi Gubernur Bengkulu, Ridwan Mukti, sebagai ucapan terimakasih atas pekerjaan (proyek) yang diperolehnya.

”Walaupun saya tidak kenal dengan RM (Ridwan Mukti), tapi saya masih dapat proyek di provinsi,” kata Jhoni dalam keterangannya sebagai terdakwa pada perkara suap terhadap Gubernur Bengkulu, Ridwan Mukti di Pengadilan Negeri/Tipikor Bengkulu, Selasa (10/10/2017).

Saat ditanya Ketua Majelis Hakim, Admiral, tanda terimakasih apa  ? Dan apakah ada pengharapan bagi Jhoni Wijaya supaya mendapat proyek lagi di 2018 ? Jhoni menjawab, terimakasih karena sudah dapat proyek di Provinsi Bengkulu.

Kemudian, sambung Admiral, apa hubungan ucapan terimakasih dengan pemberian uang? Sementara Jhony Wijaya mengikuti proses lelang di LPSE ? Dan apakah ada kaitan dengan pemutusan kontrak ? Jhoni menjawab tidak ada hubungannya. Namun kata Jhoni,  karena sebelumnya juga ada permintaan fee 10 persen.

“Saya tahu tidak mungkin diputus kontrak dan uang muka juga sudah dicairkan. Saya memberi fee 10 persen itu karena memenuhi permintaan dari Rico Dian Sari”, ujar Jhoni lagi.

 

Berita Terkait :

Ini Majelis Hakim dan Jadwal Sidang Perdana Ridwan Mukti
Mantan Gubernur Bengkulu Ridwan Mukti : Saya Kenal Dengan RDS Sejak Kecil
Istri Mantan Gubernur Bengkulu, Lily Maddari : THR Rp 1 Miliar Bagi Saya Itu Pantas
JPU KPK : Jika Tidak Ada Indikasi Penyimpangan, Kenapa Tak Ditantang Penegak Hukum
Ternyata Uang THR Rp 1 Miliar Yang Diminta Lily Maddari kepada RDS Berasal Dari Jhony Wijaya

 

Diceritakan Jhoni, pada 5 Juni 2017 saat pertemuan di Kantor Gubernur Bengkulu, antara para kontraktor dengan Ridwan Mukti, mereka (kontraktor) sempat dipesani oleh gubernur terkait proyek  yang dimenangi  kontraktor di Provinsi Bengkulu, silakan dikordinasikan dengan Rico Dian Sari. Mengingat Ridwan Mukti sudah kenal dengan Rico Dian Sari sejak memakai celana pendek (maksudnya sejak lama).

Lalu pada 7 Juni 2017, lanjut Jhoni, ia bertemu dengan Rico Dian Sari di kantornya Rico Dian Sari, yakni PT  Rico Putra Selatan (RPS). Di situlah Jhoni menanyakan maksud koordinasi yang disampaikan gubernur. Kemudian Rico menjawab permintaan fee 10 persen.

“Rico memberitahu maksud koordinasi  itu ya permintaan fee 10 persen. Saya sempat keberatan soal 10 persen itu. Tapi Rico tidak tahu soal itu karena ada kedekatan antara Rico dan Ridwan Mukti, makanya saya serahkan uang Rp 1 miliar itu kepada Rico”, demikian disampaikan Jhoni, Direktur PT Statika Mitrasarana Cabang Rejang Lebong.

 

 

 

 

 

 

Laporan : Julio Rinaldi
Editor : Aji Asmuni

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here