Pengacara Amin Anwari : Oknum Jaksa Kejati Bengkulu Tujuannya Hanya Untuk Memeras ?

0
67
Tim JPU KPK RI (Foto : Julio Rinaldi/RedAksiBengkulu)

RedAksiBengkulu.co.id, BENGKULU- Menanggapi fakta persidangan, Selasa (29/8/2017) kemarin, Pengacara terdakwa Amin Anwari yang mana selaku terdakwa hasil Operasi Tangkap Tangan (OTT) KPK, yakni Effendi Lod Simanjuntak menyatakan, bahwa oknum Kejati di (Bengkulu)  sini tujuannya hanya untuk memeras.

“Jadi awal-awalnya dia (Parlin Purba) masih mencoba seakan-akan uang itu dimaksudkan untuk menyogok. Akan tetapi pada akhirnya apa yang terungkap? Uang itu datangnya murni dari dia (meminta) kepada terdakwa Amin Anwari dan Murni Suhardi,” kata Effendi di Pengadilan Tipikor Bengkulu.

Intinya dalam proyek itu, lanjut Effendi, pertama, tidak ada laporan masyarakat pun tidak ada masalah. Lalu apa tujuannya Parlin Purba kalau bukan untuk mencari uang ?

“Oknum-oknum Jaksa Kejati di Bengkulu (sini) memang tujuannya hanya untuk memeras klien kami (Amin Anwari). Sudah jelas sekali kok dalam fakta-fakta persidangan. Awalnya apa dalam percakapan itu? Pak Amin… Pak Amin tolonglah lah, tolong dong, tolong bantu “Dua Nol”. Maksudnya apa? Awalnya begitu dan klien kami pun tidak punya pilihan lain, kecuali menuruti kehendaknya Parlin Purba ini. Jadi jelas, dalam kasus itu murni pemerasan,” ungkapnya.

Disinggung alasan terdakwa Amin Anwari mau memberi uang kepada tersangka Parlin Purba meskipun proyek kliennya tidak bermasalah? Effendi menjawab, karena konteks awalnya sudah ada telepon dari Parlin Purba dan mengatakan, bahwa kliennya dimintai tolong untuk menyiapkan uang sebesar Rp 20 juta yang disandikan dalam kata-kata “Dua Nol”.

“Amin tolong ya siapkan “Dua Nol, Dua Nol. Tau sendiri kan? Kalau hal itu tidak dituruti, kebanyakan mereka-meraka ini akan mencari-cari kesalahan. Pasti ada rasa takut di situ dan itu sudah kami tanyakan kenapa kalau tidak ada masalah dalam proyeknya harus memberikan uang?”, pungkasnya.

 

 

 

 

 

 

Laporan : Julio Rinaldi
Editor : Aji Asmuni

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here