Oknum Jaksa Kejati Bengkulu Yang Tertangkap OTT KPK Akui Minta Untuk Pulang Ke Medan

0
36
Oknum Jaksa Kejati Parlin Purba saat akan memberikan keterangan di hadapan majelis hakim di Pengadilan Tipikor Bengkulu. (Foto : Julio Rinaldi/RedAksiBengkulu)

RedAksiBengkulu.co.id, BENGKULU – Oknum Jaksa Kejati Bengkulu, Parlin Purba dalam persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Bengkulu mengakui telah menerima uang sebesar Rp 10 juta dari terdakwa Amin Anwari. Uang yang diterima terkait kasus Operasi Tangkap Tangan (OTT) KPK RI, belum lama itu rencananya akan digunakan Parlin Purba untuk pulang kampung halamannya di Medan.

“Saat itu saya SMS Pak Amin. Kalau ada rejeki tolong bantu “dua nol (kode uang senilai Rp 20 juta)” untuk pulang ke Medan. Saya yang minta yang mulia, sore hari sebelum kejadian OTT KPK,” ungkapnya di hadapan majelis hakim, Selasa (29/8/2017).

Kemudian lanjut Parlin, bahwa pada 7 Juni 2017 memang dirinya menghubungi terdakwa Amin sebanyak 2 kali guna minta bantuan “Dua Nol” tersebut atau separuh dari yang diminta alias sebesar Rp 10 juta. Namun, saat acara pisah sambut Kajati Bengkulu Sendjun Manulang di The View Resto kawasan Pantai Panjang, dirinya tidak pernah mengundang kedua terdakwa, Amin dan Murni.

Memang, sambungnya, awalnya ia tidak semeja dengan kedua terdakwa lalu akhirnya Parlin Purba bergabung dengan kedua terdakwa. Kemudian di situlah terjadi penyerahan uang dari terdakwa Amin.

“Seingat saya, saya tidak ada mengundang Pak Amin ke acara itu. Saya lebih dulu datang ke The View Resto itu sekitar pukul 19.00 WIB. Makanya setelah setengah jam dan melihat terdakwa Amin datang ke sana saya terkejut. Tapi saya tidak tahu uang itu dari mana”, bebernya.

Saat sedang bersama kedua terdakwa, uang itu diselipkan di kantong sebelah kanan Parlin Purba. Lalu, sekitar jam 23.00 WIB, KPK datang ketika Parlin Purba hendak mengantar pimpinannya Edi Sumarno keluar untuk pulang. Di saat bersamaan itulah salah seorang petugas KPK menanyakan nama Parlin Purba. “Petugas KPK itu bertanya nama saya Parlin Purba. Sedang posisi Pak Amin dan Suhardi masih di dalam The View Resto. Saya pun masuk lagi guna mencari kedua terdakwa dan mengembalikan uang tersebut,” paparnya.

Selain itu, aku Parlin, selama ia bertugas belum ada permasalahan proyek di Balai Wilayah Sungai Sumatera (BWSS) VII Provinsi Bengkulu.

 

 

 

 

 

 

Laporan : Julio Rinaldi
Editor : Aji Asmuni

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here