Penetapan Tersangka Korupsi Proyek Jalan di Pulau Enggano Terhambat Audit BPK RI

0
72

RedAksiBengkulu.co.id, BENGKULU – Belum ditetapkannya tersangka dalam kasus dugaan korupsi Proyek Jalan Lapen di Pulau Enggano Tahun 2016 oleh Penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) Bengkulu, terhambat karena belum keluarnya hasil audit perhitungan Kerugian Negara (KN) oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Bengkulu secara resmi. Ini diungkapkan Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Bengkulu, Baginda Polin Lumban Gaol, melalui Kepala Seksi Penerangan dan Hukum (Kasi Penkum), Ahmad Fuadi.

“Sesuai prosedur sudah kami periksa semua saksi. Jadi, sekarang cuma tinggal menunggu audit dari BPK untuk kerugian negaranya”, katanya, Rabu (9/8/2017) di Kejati Bengkulu.

Ditambahkan Fuadi, mudah-mudahan dalam minggu ini BPK cepat mengeluarkan audit kerugian negaranya agar penyidik bisa menentukan sikap siapa saja nanti yang bisa dijadikan tersangka.

 

Berita Terkait :

Proyek Jalan Di Pulau Enggano, Biaya Mobilisasi Di-Mark Up
Biaya Kapal Tongkang Proyek Jalan di Pulau Enggano Rp 1,4 Miliar, Koord Pidsus : Kembalikan !
TERUNGKAP ! Ternyata yang Mengajukan Proyek Jalan di Pulau Enggano Tahun 2016 Adalah …
Rp 250 Juta Dana Proyek Jalan Pulau Enggano Dikembalikan. Ini Orang Yang Mengembalikan …

 

Disinggung sudah sekitar 2 bulan sejak pengajuan perhitungan kerugian negara ke BPK RI, namun belum juga keluar hasil audit, Fuadi menjawab, mudah-mudahan dalam waktu dekat ada jawaban dari BPK.

“Sekarang kami minta kepada pihak BPK untuk cepat menentukan hasil audit Proyek Jalan Enggano yang kemaren kami ajukan”, jelasnya.

Masih menurut Fuadi, sebenarnya tidak ada batasan waktu terkait keluarnya hasil audit perhitungan kerugian negara oleh BPK RI sejak diajukan.

“Kami cuma menunggu dan mudah-mudahan dalam minggu ini sudah ada hasilnya dari BPK,” tutup Fuadi.

 

 

 

 

 

 

Laporan : Julio Rinaldi
Editor : Aji Asmuni

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here