DPRD Kepahiang Sidak Perbaikan Pipa PDAM Yang Ambruk Karena Aktivitas PLTMH. Hasilnya Malah …

0
78
Ketua Komisi III Agus Sanderila didampingi anggota, Eko Guntoro dan Abdul Haris. (Foto : Hendra Afriyanto/RedAksiBengkulu)

RedAksiBengkulu.co.id, KEPAHIANG – Kamis (27/7/2017) Komisi III DPRD Kepahiang melakukan inspeksi mendadak (sidak). Sidak kali ini dipimpin langsung Ketua Komisi III Agus Sanderila didampingi anggota, Eko Guntoro dan Abdul Haris.

Lagislator itu menyidak lokasi proyek Pembangkit Listrik Tenaga Minihydro (PLTMH) yang berada di Desa Suka Sari atau biasa dikenal kawasan Sengkuang Kecamatan Kabawetan Kabupaten Kepahiang Provinsi Bengkulu.

Sidak kali ini merupakan tindaklanjut dari sidak pertama kali ketika alat berat Excavator milik PT Tropisindo Sumber Energi (TSE) sedang melakukan pengerukan di lokasi pembangunan PLMH yang mengenai pipa saluran induk milik PDAM Tirta Alami, pada 1 Juli 2017 lalu.  Ternyata apa yang dilakukan PT TSE selama ini dalam memperbaiki kerusakan pipa-pipa induk milik PDAM Tirta Alami pada awal bulan lalu itu terkesan asal-asalan. Buktinya, pengembalian tata letak pipa induk yang seharusnya dipasang pondasi semen dengan menggunakan bangunan pondasi cakar ayam, namun tidak dilakukan.

Pantauan di lapangan, penahan pondasi pipa itu tidak kuat, sehingga ketika air mengalir dalam pipa, getaran pipa itu menggerakan pondasi. Lalu pondasi yang tak kuat itu pun tentu saja lepas kembali.

“Termasuk besi penahan pipa yang seharusnya melekat kuat, tapi malah jadi renggang. Masa, besi yang digunakan besi 10? Jadi, wajar saja kalau getaran dari pipa itu menggoyangkan pondasi. Sementara posisi pondasi tak kuat”, terang Agus Sanderila.

Agus menambahkan, PT TSE seharusnya serius dalam memperbaiki kerusakan pipa-pipa PDAM itu mengingat air yang dialiri di pipa itu dibutuhkan 12 desa di 2 kecamatan yakni Kecamatan Bermani Ilir dan Tebat Karai.

“Kami harap masyarakat bersabar dulu. Kami akan terus berupaya untuk menekan perusahaan agar segera menyelesaikan permasalahan ini”, demikian Agus.

Sementara itu, Eko Gunturo menimpali, jika PT TSE tidak bisa menyelesaikan permasalahan ini, selaku DPRD pihaknya akan menggunakan hak untuk merekomendasikan permasalahan ini kepada bupati supaya bupati menghentikan proyek PLTMH tersebut.

“Kalau pekerjaan ini tidak bisa diselesaikan oleh PT TSE, kami akan gunakan hak kami untuk meminta pada bupati hentikan pengerjaan proyek PLTMH itu”, demikian imbuh Eko.

 

Berikut foto-foto kegiatan ;

Anggota Komisi III DPRD Kepahiang, Abdul Haris (Foto : Hendra Afriyanto/RedAksiBengkulu)
Abdul Haris ketika melihat kondisi pipa yang berantakan. (Foto : Hendra Afriyanto/RedAksiBengkulu)
Pos proyek PLTMH Kabawetan. (Foto : Hendra Afriyanto/RedAksiBengkulu)
Abdul Haris ketika melihat pekerja sedang memperbaiki pipa PDAM. (Foto : Hendra Afriyanto/RedAksiBengkulu)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here