‘Yang Buang Sampah di Lokasi Ini Disumpah Miskin Seumur Hidup’, Jika….

0
66
Bak sampah yang dibangun di depan komplek Rumah Dinas Sekda Kepahiang di Kelurahan Durian Depun Kecamatan Merigi Kabupaten Kepahiang Provinsi Bengkulu. (Foto : Hendra Afriyanto/RedAksiBengkulu)

RedAksiBengkulu.co.id, KEPAHIANG – Spanduk sepanjang 3 meter terbentang di Kelurahan Durian Depun Kecamatan Merigi Kabupaten Kepahiang Provinsi Bengkulu, tepatnya di atas bak sampah depan komplek Rumah Dinas Sekda Kepahiang.  Di spanduk itu tertulis “Yang Buang Sampah Tidak Dimasukan ke Dalam Bak, Semoga Miskin Terus Seumur Hidup”.

Pembuat dan pemasang spanduk tersebut adalah Mariati Wijaya. Kenapa dibuat spanduk dengan kalimat demikian ? Dijawab Mariati atau yang akrab disapa Ice ini, karena ia kesal dengan perilaku masyarakat yang tidak tertib membuang sampah di bak penampungan tersebut.

“Bagaimana tidak kesal, sudah dibuatkan bak penampungan sampah biar tidak buang di pinggir jalan raya lagi, malah tidak tertib buangnya. Sengaja saya buat (spanduk) seperti itu. Karena di tempat lain pernah ada. Dan setelah saya perhatikan,  cara ini sepertinya terbukti ada perubahan lebih baik”, tutur Mariati.

Mariati menambahkan, bak sampah itu dibangun tidak semudah membalikan telapak tangan. Ada musyawarah bersama pihak pemerintah yang dilakukan sebelum dibangun bak sampah itu.

“Bangun bak sampah itu prosesnya melibatkan Wakil Bupati Kepahiang, Camat Merigi dan elemen masyarakat. Itu sebelumnya dimusyawarahkan dulu, bukan asal bangun. Sekarang sudah dibangun masih saja tidak menjaga kebersihan”, kesal Mariati.

Sejak dibangun, sambungnya, warga yang membuang sampah tidak pernah memasukan sampahnya ke bak sampah. Padahal, sudah ada (tulisan) instruksi jika sampah yang dibuang harus dimasukan dari atas bak. Dan pintu bak sampah jangan dibuka selain petugas kebersihan yang berwenang membukanya.

“Kalau pintu bak sampah itu dibuka, banyak anjing liar mengais-ngais sampah itu keluar bak dan berserakan lagi ke jalan. Kalau sudah begitu, sama saja percuma ada bak sampah. Makanya pintu itu cuma dibuka ketika petugas kebersihan akan mengangkut sampah ke truk”, lanjutnya.

 

Berita Terkait :
Dibongkar Tanpa Alasan Yang Jelas, Bak Sampah Di Kelurahan Durian Depun Dibangun Lagi

 

Mariati berharap mohon kesadaran siapa pun warga yang membuang sampah diminta masukan sampahnya ke dalam bak. Karena itu semua demi kebersihan dan kenyamanan bersama.

“Kenapa harus dibuang ke dalam bak? Selain supaya tidak berserakan di pinggir jalan, juga supaya baunya tidak mengganggu masyarakat sekitar. Di depan bak sampah itu kan ada bank, dealer. Ditambah lagi jalan itu kan jalan lintas provinsi. Malu lah kita kalau daerah kita kotor”, katanya lagi.

Kemudian ia juga berharap agar armada sampah rutin mengangkut sampah di lokasi tersebut. Mengingat ketika musim lebaran kemarin, sampah menumpuk hingga ke pinggir jalan raya sehingga mengganggu pemandangan dan menimbulkan bau tak sedap.

“Mohon pihak DLH (Dinas Lingkungan Hidup) yang mengurusi soal sampah ini, agak diperhatikan armada angkutan sampahnya. Terima kasih”, demikian Mariati.

 

 

 

 

 

 

Laporan : Hendra Afriyanto
Editor : Aji Asmuni

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here