Sekitar 200 Mahasiswa Unras Terancam Berhenti Kuliah. Pemicunya Diduga Karena Ini …..

0
63
Plt Rektor Unras Argamakmur Bengkulu Utara, Imron Rosyadi. (Foto : Firdaus/RedAksiBengkulu)

RedAksiBengkulu.co.id, BENGKULU UTARA – Sedikitnya 200 mahasiswa Universitas Ratu Samban (Unras) Argamakmur Kabupaten Bengkulu Utara, kini tidak menerima beasiswa yang bersumber dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkulu Utara (BU). Penghentian program beasiswa itu diketahui sejak 2016 lalu.

Efeknya, ada kemungkinan dari ratusan mahasiswa itu tidak bisa melanjutkan studinya di Unras. Padahal sebagian dari mahasiswa itu sangat berharap beasiswa itu tidak putus. Karena beasiswa itu dinilai sangat membantu mahasiswa khususnya bagi mereka yang kurang mampu.

Ayatul Ilmi, selaku Kepala Bagian Kemahasiswaan, Alumni dan Hubungan Lembaga Sumber Informasi Unras menjelaskan, beasiswa yang bersumber dari Pemkab Bengkulu Utara selama ini dialokasikan untuk 50 orang setiap angkatan. Sejauh ini, lanjutnya, sejak tahun 2012 hingga 2015, itu artinya sudah 4 angkatan di Unras, tidak ada permasalahan dalam menerima beasiswa.

Yang mana setiap angkatan peruntukkannya 50 mahasiswa. Sehingga jumlah keseluruhan mahasiswa penerima beasiswa dari Pemkab Bengkulu Utara sebanyak 200 orang.

Ayatul Ilmi juga menyayangkan para mahasiswa Unras kini sudah tidak bisa lagi menerima kucuran beasiswa. Sayang, ia sendiri pun juga tidak mengetahui persis apa penyebabnya. Sehingga mahasiswa yang selama ini mendapatkan beasiswa terpaksa membayar SPP sendiri.

“Itu pun bagi (mahasiswa) yang mampu. Jika tidak, bisa jadi ada yang mahasiswa yang akan berhenti kuliah”, kata Ayatul. Ia pun berharap semoga kondisi ini tidak berlangsung lama. Serta Pemkab Bengkulu Utara diharap bisa meneruskan program beasiswa ini guna mengantisipasi mahasiswa yang putus kuliah”, demikian kata Ayatul.

 

Baca Juga :

Apa Yang Sebenarnya Terjadi di Universitas Ratu Samban Argamakmur Bengkulu Utara ?

 

Terpisah, Plt Rektor Unras Argamakmur Imron Rosyadi pun ketika dikonfirmasi mengenai hal ini membenarkannya. Namun, kepada awak pers Imron menuturkan, jika ia tidak mengetahui secara pasti apa yang menjadi penyebab terputusnya hubungan atau bantuan beasiswa dari Pemkab Bengkulu Utara tersebut. Mengingat selama ini, kata Imron yang juga mantan Bupati Bengkulu Utara, beasiswa dari Pemkab Bengkulu Utara untuk mahasiswa itu lancar-lancar saja dan tidak ada kendala.

“Saya tidak tahu (penyebab terputusnya beasiswa) itu, ya. Sebelumnya lancar-lancar saja. Silakan tanya sendiri ke Pemkab kenapa bantuan dana untuk mahasiswa di Unras terputus. Sementara solusi sementara, mahasiswa itu kini harus membayar SPP sendiri-sendiri”, kata Imron.

 

 

 

 

 

 

Laporan : Firdaus
Editor : Aji Asmuni

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here