Mau Tahu Apa Kata Bupati Kepahiang Jika Ada Lagi Penyalahgunaan Ambulans ?

0
77
Bupati Kepahiang, Hidayatullah Sjahid (Foto : Hendra Afriyanto/RedAksiBengkulu)

RedAksiBengkulu.co.id, KEPAHIANG – Bupati Kepahiang Hidayatullah Sjahid mengaku, pasca kejadian penyalahgunaan ambulans, menjadi peringatan keras bagi ia dan jajaran pemerintahannya, khususnya di lingkungan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kepahiang. Namun bupati menegaskan, jika hal itu terjadi lagi khususnya pada ambulans, maka ia akan langsung memberhentikan kepala puskesmasnya.

“Surat peringatan sudah kami kirim ke seluruh puskesmas. Ke depan, kalau masih ada penyalahgunaan ambulans, kepala puskesmasnya langsung diberhentikan”, kata bupati ditemui usai Upacara Peringatan Hari Lahirnya Pancasila, Kamis (1/6/2017).

Bupati menambahkan, bahwa puskesmas merupakan pelayanan publik. Meski berbeda dengan pelayanan rumah sakit yang pelayanannya harus 24 jam dan ada UGD (Unit Gawat Darurat) nya, namun pada prinsipnya pelayanan puskesmas juga tetap bersinggungan langsung dengan masyarakat.

“Puskesmas itu pelayanan publik melayani setiap hari walau bukan 24 jam seperti rumah sakit. Karena memang puskesmas di Kepahiang ini belum seluruhnya berstatus ada rawat inap nya. Untuk saat ini, baru Puskesmas Durian Depun yang tertinggi status pelayanannya”, tambah Hidayat.

Sekali lagi, sambung bupati, kepada seluruh puskesmas yang ada di Kepahiang harus bijak dalam menggunakan ambulans. Ambulans hanya diperuntukan bagi pelayanan (antar jemput) warga yang sakit dan orang meninggal dunia.

“Pelayanan ambulans itu gratis selagi peruntukannya jelas untuk orang sakit dan meninggal dunia. Selain dari peruntukan semestinya, jangan”, demikian bupati.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here