Panggilan Berikutnya Masih Tak Datang, Penyidik Akan Cek Tersangka Ke Rumah Sakit

0
68
Aspidsus Kejati Bengkulu, Henri Nainggolan. (Foto : Julio Rinaldi/RedAksiBengkulu)

RedAksiBengkulu.co.id, BENGKULU – Tak hadirnya dua tersangka kasus Sosialisasi Pajak Fikitif Tahun 2016 menjadi catatan tersendiri bagi Penyidik Kejati Bengkulu. Pasalnya, pada panggilan sebelumnya Senin (29/5/2017) yang sudah dijadwalkan untuk dilakukan pemeriksaan pertama dengan status sebagai tersangka, keduanya, yakni M Sofyan dan Frans Antoni, tidak hadir. (Baca : Dua Tersangka Sosialisasi Pajak Fiktif Mangkir Dari Panggilan Penyidik)

“Kami sudah menjadwalkan pemanggilan namun keduanya tidak hadir. Rencana kami saat itu akan segera melakukan penahanan. Namun, pengacara dari salah satu tersangka mengantarkan surat sakit dari RSCM Jakarta,” kata Kepala Kejasaan Tinggi (Kejati) Bengkulu Sendjun Manulang melalui Asisten Tindak Pidana Khusus (Aspidsus), Henri Nainggolan, Selasa (30/5/2017) di Kejati Bengkulu.

Henri menambahkan, jika pihaknya kembali memanggil kedua tersangka, namun masih tidak mengindahkan, maka pihaknya akan mengecek ke rumah sakit yang bersangkutan.

“Saya rasa di Bengkulu masih banyak rumah sakit. Dengan demikian kita buat surat pemanggilan untuk kedua kalinya terhadap tersangka. Kalau masih tidak diindahkan atau ada alasan ketidakhadiran lainnya, atau sakit lagi maka kami akan langsung mengecek ke rumah sakit yang bersangkutan. Apakah dia opname atau hanya berobat jalan,” tegasnya.

Jika memang tersangka itu sakit, sambung Henri, mungkin pihaknya akan mengupayakan untuk memasukkan ke rumah sakit kejaksaan untuk sama-sama di cek.

“Namun demikian, kami masih menunggu pemanggilan kedua itu agar semuanya jelas,” tutup Henri. 

Diketahui, dalam kasus tersebut, tersangka M Sofyan merupakan mantan Kepala Dinas Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset (DPPKA) Kota Bengkulu bertindak selaku Pengguna Anggaran (PA). Sedangkan, Frans Antoni menjabat sebagai Pejabat Pelaksana Tekhnis Kegiatan (PPTK).

 

 

 

 

 

 

Laporan : Julio Rinaldi
Editor : Aji Asmuni

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here