Pertama Di Indonesia, Kejati Bengkulu Menangi Perkara Money Laundry

0
62

Laporan : Julio Rinaldi

Konferensi Pers Kejati Bengkulu terkait perkara TPPU yang dimenanginya. (Foto : Julio Rinaldi/RedAksiBengkulu)

RedAksiBengkulu.co.id, BENGKULU  Kejaksaan Tinggi (Kejati) Bengkulu akhirnya memenangi perkara Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) atau money laundry atas kasus korupsi Proyek Pembangunan Pengendali Banjir (PPB) Tahun Anggaran 2014 dengan terdakwa korporasi PT Beringin Bangun Utama (BBU) yang digelar di Pengadilan Tipikor Bengkulu. Ini diketahui baru pertama kali se-Indonesia.

Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Bengkulu, Sendjun Manulang melalui Asisten Tindak Pidana Khusus (Aspidsus) Henri Nainggolan menjelaskan, pihaknya mengucapkan terimakasih kepada majelis hakim yang sudah menyidangkannya.

“Hari ini, sekitar pukul 14.00 WIB, Alhamdulillah sudah digelar sidang TPPU Korporasi PT BBU dan hakim mengabulkan tuntutan kami. Terimakasih pak hakim karena sudah mengerti dan mendalami capeknya kerja jaksa dengan diterimanya tuntutan kami dan terbukti korporasinya”, ujar Henri yang juga didampingi Kasi Penkum dan Asintel Kejati, Kamis (18/5/2017).

Pasal yang dibuktikan, lanjut Henri, adalah pasal 2 Undang-undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang-undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) dan pasal 3 Undang-undang Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan TPPU.

“Putusan hakim untuk PT BBU atau korporasi didenda Rp 750 juta subsidiar 6 bulan kurungan. Ini perkara pertama di tingkat kejaksaan se-Indonesia dengan terdakwa korporasi yang berhasil menang di pengadilan,” tutur Henri.

Masih menurut Henri, mudah-mudahan keberhasilan ini menjadi panutan dan gong bagi seluruh kejaksaan se-Indonesia dalam perkara TPPU.

Diketahui, pada perkara ini, terdakwanya adalah Christoper O Dewabrata yang juga Direktur PT BBU yang hingga sekarang masih menjalani persidangan dengan agenda pemeriksaan saksi.

 

Baca Juga :

Terdakwa Korupsi Bengkulu Dipinjam Kejati Kepri

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here