Kayu Tangkapan Di Sungai Air Kuro Bengkulu Utara Diduga Kuat Dari TNKS

0
65

Laporan : Firdaus

Kepolisian Sektor (Polsek) Putri Hijau, mengamankan kayu yang diduga kuat hasil pembalakan liar , Sabtu, (15/4/2017) di Sungai Air Kuro, Desa Air Putih Kecamatan Marga Sakti Seblat. (Foto : ist)

RedAksiBengkulu.co.id, BENGKULU UTARA – Kepala Kepolisian Resort Bengkulu Utara AKBP Andhika Vishnu melalui Kasat Reskrim, AKP Jufri didampingi Kanit Tipidter Ipda EH Purba mengatakan, hasil tangkapan kayu tak bertuan Minggu (16/4/2017) kemarin, diduga kuat berasal dari Hutan Taman Nasional Kerinci Sebelat (TNKS). Diperkirakan, jumlah kubikasinya mencapai 10 kubik yang sudah dipotong dalam berbagai ukuran. Yakni 5 x 7 cm, 7 x 14 cm, 6 x 12 cm.

“Kami menduga, kayu tangkapan itu dari Hutan TNKS”, kata Kanit Tipidter, Purba via ponsel, Senin (17/4/2017).

Dijelaskannya juga, alasan menduga kayu-kayu itu berasal dari Hutan TNKS karena dari analisa pihaknya, jenis kayu-kayu yang ditangkap itu tidak tumbuh di hutan rakyat. Meski tempat kejadian perkara (TKP) ditemukannya kayu itu tidak jauh dari Hutan Produksi Terbatas (HPT) dan Pusat Latihan Gajah (PLG). (Baca : Kayu Tak Bertuan Diamankan Dari Sungai Air Kuro, Desa Air Putih Bengkulu Utara)

“Saksi ahli yang didatangkan dari Dinas Kehutanan Provinsi Bengkulu. Kami juga masih mengatur jadwal untuk memeriksa”, bebernya.

Disinggung siapa pemilik kayu-kayu yang ditemukan di Sungai Air Kuro Desa Air Putih Kecamatan Marga Sakti Sebelat tersebut ? Purba menjawab pihaknya belum memastikannya. Termasuk disinggung apakah ada indikasi pemilik kayu-kayu itu dari kalangan oknum militer (TNI), kepolisian atau pejabat daerah? Purba mengaku belum mendalami sejauh itu.

“Penyelidikan kami belum bisa mengarah ke siapa yang beking, karena memang belum ada tersangka atas perkara ini. Jika kelak ada tersangkanya, akan terungkap juga siapa pemain besar dari kasus illegal logging ini”, sambungnya.

Untuk diketahui, barang bukti kayu-kayu itu kini masih berada di Polsek Putri Hijau. Selanjutnya, kayu-kayu itu nantinya akan dievakuasi ke Polres Bengkulu Utara.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here