Camat Ini Diduga Pungut Sumbangan Dari Para Kades Untuk Bangun Halaman Kantor Kecamatan

0
67

Laporan : Hendra Afriyanto

Pembangunan halaman Kantor Camat Ujan Mas Kabupaten Kepahiang Provinsi Bengkulu. (Foto : Hendra Afriyanto/RedAksiBengkulu)

RedAksiBengkulu.co.id, KEPAHIANG – Pembangunan halaman Kantor Camat Ujan Mas Kabupaten Kepahiang Provinsi Bengkulu, disebut-sebut menggunakan uang sumbangan dari para kepala desa (kades) se Kecamatan Ujan Mas. Nominal rupiah yang diduga telah digunakan untuk pembangunan itu jumlahnya sekitar Rp 15 juta.

Informasi yang diperoleh RedAksiBengkulu.co.id, bahwa dalam pembangunan halaman Kantor Camat Ujan Mas yang terindikasi ada sumbangan material bangunan dari 16 kades di kecamatan tersebut dibuktikan dari kiriman material semen.  Ini dibuktikan pengakuan salah seorang pekerja bangunan di kantor camat tersebut yang membenarkan ada kiriman semen sebanyak 20 sak di kantor camat itu.

Dan disebut-sebut, yang mengantar semen itu adalah salah seorang kades . Hanya saja pekerja bangunan itu tidak tahu kades mana yang mengantar semen.

 “Kami orang 3 bekerja di sini. Memang ada saya lihat kades yang antar semen 20 sak waktu kami sedang menyemen”, aku salah seorang pekerja bangunan.

Sementara itu, salah seorang kades, Arman, yang notabene selaku Sekretaris Forum Kades Kecamatan Ujan Mas, membenarkan perihal sumbangan pembangunan halaman kantor camat tersebut. Namun Kades Pungguk Meranti ini mengaku tidak pernah menyerahkan sumbangan baik dalam bentuk uang ataupun semen.

“Memang ada wacana sumbangan seluruh kades (se-Kecamatan Ujan Mas), tapi saya tidak berikan apa-apa (dalam pembangunan tersebut). Soal saat ini sudah (selesai) dibangun halaman itu, saya tidak tahu uangnya dari mana ? ”, papar Arman.

Terpisah, dikonfirmasi terkait hal ini , Camat Ujan Mas Endang Sarjana menepis adanya sumbangan yang diberikan dari beberapa kades untuk pembangunan halaman kantornya itu. Namun ia mengakui adanya wacana dari desa-desa untuk menyumbang.

“Sumbangan itu belum jadi. Memang ada rencana untuk nyumbang dalam bentuk gotong royong, tapi gak jadi. Kades-kades dapat uang dari mana ? Karena Dana Desa (DD) dan Anggaran Dana Desa (ADD) mereka saja belum cair”, terang Endang.

Disinggung jika bukan dari dana sumbangan para kades, lantas menggunakan dana dari mana? Endang menjawab, bahwa pembangunan halaman kantor camat itu yang menelan dana sebesar Rp 15 juta tersebut diambil dari pinjaman Uang Persedian (UP) yang ada di Kantor Camat Ujan Mas.

“Persoalan pembangunan halaman itu benar. Ini juga terkait mendesaknya ibu-ibu untuk senam di halaman Kantor Camat. Informasinya memang dari forum kades ada yang mau nyumbang tapi gak jadi. Akhirnya saya pinjamkan uang persedian yang ada di kantor camat”, jelasnya.

Untuk diketahui, bahwa anggaran rutin dari APBD Kepahiang untuk kecamatan pada tahun 2017 ini belum bergulir alias belum ada pencairan. Atau bisa jadi sedang dalam tahapan pencairan. Sementara ukuran lapangan yang dibangun itu volumenya sekitar 20 x 8 meter persegi. Pembangunan halaman itu baru saja selesai dikerjakan sekitar 3-4 hari lalu.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here