Masya Allaah! Sejak Awal 2017 Kasus Perceraian Di Bengkulu Utara Sudah Segini Jumlahnya….

0
54

Laporan : Firdaus

RedAksiBengkulu.co.id, BENGKULU UTARA – Sejak awal 2017, angka perceraian di Kabupaten Bengkulu Utara mencapai 157 kasus. Rinciannya untuk Cerai Talak, 44 kasus. Sedangkan pada Cerai Gugat terjadi 113 kasus. Data ini diperoleh dari Kantor Pengadilan Agama (PA) Argamakmur Kabupaten Bengkulu Utara, tercatat selama Januari – Februari 2017.

Saiful Bahri, Hakim di Pengadilan Agama Argamakmur mengatakan, perceraian di Bengkulu Utara memiliki rasio tertinggi dari keseluruhan perkara yang ditangani di Pengadilan Agama di Provinsi Bengkulu.

“Tahun ini (2017) termasuk fantastis jumlahnya. Karena angka perceraian dalam kurun waktu dua bulan meningkat drastis. Lebih wah lagi, bahwa dari para istri (wanita) yang paling banyak menggugat cerai dari data ini. Penyebabnya karena kekerasan dalam rumah tangga (KDRT)”, katanya.

Saiful Bahri menambahkan, saat ini justru masih banyak laporan lainnya yang belum terselesaikan dan tidak bisa diputuskan karena berbagai hal. Mulai dari dicabut, ditolak, tidak diterima bahkan dicoret dari register.

“Dari angka perceraian itu adalah kasus yang sudah diputuskan majelis hakim. Masih ada banyak kasus lainnya dipending lantaran suatu pertimbangan. Karena tidak semua kasus bisa diputuskan”, lanjutnya.

Ia mengimbau khususnya untuk masyarakat Bengkulu Utara bahwa sebelum melaporkan perceraian, difikirkan terlebih dahulu agar tidak menyesal di kemudian hari.

Diketahui, Cerai Gugat adalah cerai yang dilaporkan pihak wanita. Sebaliknya Cerai Talak adalah pihak pria yang melaporkan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here