Perihal Pengelolaan Keuangan, Begini Pernyataan RSUD Argamakmur

0
78

Laporan : Firdaus

RSUD Argamakmur. (Foto : Firdaus/RedAksiBengkulu)

RedAksiBengkulu.co.id, BENGKULU UTARA – Kepala Bagian Tata Usaha Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Argamakmur, Hijranita menuturkan, terkait manajemen keuangan di RSUD Argamakmur, tetap berjuang keras mengembalikan manajemen ke semula yang tidak melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) Bengkulu Utara. Bahkan pihaknya telah mengadu ke pemerintah pusat (kementrian) dan juga ke DPRD Bengkulu Utara meski Dinkes Bengkulu Utara tetap bersikukuh dengan aturan yang ada.

Perjuangannya atas perihal di atas untuk mengembalikan manajemen keuangan rumah sakit seperti semula, sambung Hijranita, bukan tanpa alasan. Karena selain untuk memberikan pelayanan maksimal kepada pasien serta fasilitas di rumah sakit, juga untuk memudahkan dalam memenuhi kebutuhan yang mendesak di rumah sakit tersebut.

Hijranita juga menampik bahwa pihaknya tidak pernah memaksa untuk mengembalikan manajemen keuangan rumah sakit demi sebuah kepentingan. Pada persoalan ini, imbuhnya, mengingat adanya aturan di rumah sakit, dalam hal ini meski sudah mengacu pada aturan OPD baru, namun harus tetap otonom.

“Kami bukan ngotot. Itu yang perlu saya tegaskan. Ini supaya pengelolaan keuangan di sini (rumah sakit) dikembalikan seolah-olah ada sesuatu. Kami cuma  mempertanyakan acuan aturan yang ada terhadap rumah sakit yang seharusnya tetap otonom”, sambungnya.

 

 

Baca Juga :

Meski Didesak DPRD, Dinkes Bengkulu Utara Tetap Pada Aturan

 

Mengingat pada Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 18 Tahun 2016, pada pasal 44 ayat 7, jadi acuan utama dari aturan OPD baru. Diketahui, dari aturan itu disebutkan, bahwa RSUD masih otonom dan tidak harus melalui Dinas Kesehatan dalam pengelolaan keuangan.

Di samping itu, adanya regulasi tersebut menjadikan birokrasi yang panjang dalam memberikan pelayanan terhadap masyarakat. Sementara dalam aturan sudah jelas, sekalipun rumah sakit di bawah naungan (UPT) Dinas Kesehatan, namun manajemen keuangannya tetap dikelola otonom rumah sakit. Sedangkan Dinas Kesehatan hanya menerima laporan kinerja, bukan laporan keuangan.

“Kami hanya minta penegasan yang merupakan dasar dari OPD baru yang mana pemberlakukannya juga masih menunggu Peraturan Presiden (Perpres) yang hingga saat ini belum juga keluar”, demikian Hijranita

Untuk diketahui, pasca diterapkannya OPD yang baru, yang mana seluruh pengelolaan keuangan RSUD yang bersumber dari APBD ditangani Dinas Kesehatan Bengkulu Utara dan RSUD Argamakmur hanya otonom dalam mengelola BLUD. Sementara, sumber dari dana BLUD terbesar dari APBD.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here