Dugaan Fiktif Bibit Cabe di Dinas Pertanian Provinsi Masih Menunggu Kesimpulan Kejati Bengkulu

0
58

Laporan : Calon Jurnalis 3


RedaksiBengkulu.co.id, BENGKULU – Pengadaan Bibit Cabe oleh Dinas Pertanian Provinsi Bengkulu Tahun 2014 yang diduga fiktif di 4 kabupaten, yakni Kabupaten Kaur, Mukomuko, Rejang Lebong dan Bengkulu Utara, yang menelan anggaran sekitar Rp 4,4 miliar, tinggal menunggu kesimpulan Penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) Bengkulu. Dalam hal ini, apakah kasus tersebut akan diteruskan untuk dinaikkan statusnya atau bisa jadi diberhentikan?

Namun menurut Kepala Seksi (Kasi) Penerangan dan Hukum (Penkum) Kejati Bengkulu, Achmad Fuadi, bahwa pihaknya sudah selesai mengecek lapangan para kelompok tani terkait di 4 kabupaten tersebut.

“Untuk pemeriksaan mengenai dugaan fiktif Pengadaan Bibit Cabe di 4 kabupaten itu, tim kami sudah mengklarifikasi dan mengecek ke lapangan. Ternyata bibit cabe yang diserahkan ke kelompok tani itu sudah semuanya tersalurkan”, kata Fuadi, Kamis (9/3/2017) di kantornya.

Bibit dan pupuk itu, lanjutnya, sudah diserahkan ke masing-masing kelompok tani di 4 kabupaten.

“Bibit yang diserahkan sejak 2014 itu sekarang sudah menghasilkan dan dinikmati oleh masing-masing kelompok tani. Panennya itu sudah 2 bulan sekali”, lanjutnya.

Diketahui juga, bahwa dari perkara ini Penyidik Kejati Bengkulu sudah memeriksa beberapa saksi termasuk diantaranya 2 mantan Kepala Dinas (Kadis) Pertanian Provinsi Bengkulu, Evarini dan Ricky Gunawan.

 

Baca Juga : Diduga Pungli, Mantan Kabid Pasar Disperindag Kota Bengkulu Diperiksa Penyidik Kejari

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here