Pulang Antar Pengantin, Meninggal Di Irigasi Kemumu

0
20

Laporan : Firdaus

Rekan-rekan korban ketika di RSUD Argamakmur. (Foto : Firdaus/RedAksiBengkulu)

RedAksiBengkulu.co.id, BENGKULU UTARA – Tak ada yang mengira jika usia Dedi Setiawan, (25), warga Desa Suka Makmur Kecamatan Giri Mulya Kabupaten Bengkulu Utara ini berakhir Kamis (2/3/2017) siang. Dedi meninggal dunia setelah sebelumnya ditemukan sudah tak bernyawa ketika ia dan rekan-rekannya sedang mandi di saluran irigasi yang biasa disebut-sebut warga setempat paul irigasi.

Padahal siang itu ia dan rekan-rekannya baru saja usai mengantar pengantin di Kelurahan Kemumu Kecamatan Arma Jaya Kabupaten Bengkulu Utara Provinsi Bengkulu. Mereka sebenarnya cuma bermaksud istirahat sejenak melepas penat dan gerah.

“Karena merasa gerah itulah, kami sepakat untuk mandi di irigasi ini. Kami tidak menyangka kejadiannya jadi begini. Padahal setahu kami, irigasi ini biasanya juga sering dijadikan tempat mandi warga sekitar”, tutur rekan korban, Aris.

Informasi terangkum, kejadian itu sekitar pukul 14.00 WIB. Ketika itu korban sedang mandi bersama rekan-rekannya, Aris, Nur, Irfan dan Ade. Diketahui, rekan-rekan korban itu lebih dulu terjun dan berenang melintasi tiga terowongan. Barulah korban menyusul terjun ke irigasi.

Merasa kelelahan berenang, rekan-rekan korban beristirahat di pinggiran irigasi namun tidak dengan korban. Rekan-rekan korban justru menunggu korban muncul ke permukaan, namun korban tak juga muncul. Curiga, Aris, Nur, Irfan dan Ade dibantu warga setempat langsung melakukan pencarian dengan berpencar.

Betapa terkejutnya dari hasil pencarian tersebut, ternyata korban ditemukan dalam kondisi mengapung dan sudah tak bernyawa lagi. Tanpa buang waktu, selanjutnya korban dilarikan ke RSUD Argamakmur.

“Yang terjun duluan ke irigasi itu, saya. Barulah kawan-kawan lain terjun dan yang terjun terakhir itu si Dedi (korban)”, demikian aku Aris.

Terpisah, Kasat Reskrim Polres Bengkulu Utara AKP Jufri mengatakan, dari hasil identifikasi, polisi tidak menemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh korban. Hanya saja terdapat luka memar di bagian leher serta lecet di bagian kepala yang diduga benturan benda keras saat berenang.

“Sejauh ini penyebab korban meninggal murni kecelakaan. Kami juga sudah menghubungi pihak keluarganya supaya jenazah korban segera dibawa pulang,” demikian Jufri.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here