Gunadi : Pak Bupati Kepahiang, Masih Ingat Janjinya Kan? Kami Menanti Itu Direalisasikan

0
57

Laporan : Hendra Afriyanto

Dokumentasi penyerahan penghargaan dari Bupati Kepahiang Hidayatullah Sjahid sebagai apresiasi kepada Ketua RW. 03, Gunadi pada momentum penyerahan kunci rumah Nenek Mari’a (Nek Mare’) secara simbolis, Agustus 2016 lalu . (Foto : Dokumentasi/RedAksiBengkulu)

RedAksiBengkulu.co.id, KEPAHIANG – Ketua RW 3 Kelurahan Durian Depun Kecamatan Merigi Kabupaten Kepahiang, Gunadi, menagih 4 poin janji Bupati Kepahiang Hidayatullah Sjahid. Yaitu, pembangunan jalan lingkungan di Kelurahan Durian Depun sepanjang 4,5 km, bedah rumah dan rehab rumah di Kelurahan Durian Depun sebanyak 37 unit, kartu BPJS untuk warga RW 3 dan kenaikan honor RT dan RW se-Kabupaten Kepahiang yang rencananya akan direalisasikan pada 2017.

Kepada RedAksiBengkulu.co.id, Gunadi menuturkan keempat janji tersebut sepertinya masih jauh dari harapan akan terealisasi di 2017. Pasalnya, ketika ia menghadiri undangan bupati di Rumah Dinas (Rumdin) Bupati Kepahiang pada malam tahun baru lalu, dalam pemaparan bupati, bupati tidak menyentuh wilayah Kecamatan Merigi dalam hal pembangunan di 2017 ini.

“Malam tahun baru itu bupati memaparkan realisasi-realisasi pembangunan di daerah-daerah di Kepahiang. Tapi tidak satu pun kata saya dengar ada pembangunan di Kecamatan Merigi”, kenang Gunadi.

Gunadi mengaku merasa kecewa sebagai warga Kecamatan Merigi, sehingga ia pun memberanikan diri bertanya kepada bupati dalam sesi tanya jawab langsung pada malam tahun baru itu. Pada kesempatan itu, ia mengajukan pertanyaan sekaligus menagih janji-janji yang pernah diutarakan Bupati Hidayatullah Sjahid pada seremoni serah terima kunci secara simbolis pascadibedahnya rumah Nenek Mari’a (Nek Mare’) Agustus 2016 lalu.

“Saya manfaatkan kesempatan sesi tanya jawab waktu itu untuk mengingatkan kembali pak bupati atas apa yang pernah disampaikannya dulu. Termasuk dengan pak sekda. Tapi jawaban mereka terkesan tidak nyambung”, papar Gunadi.

Gunadi berharap janji Bupati Kepahiang bukan sekadar pepesan kosong yang menimbulkan banyak pertanyaan dari warga di lingkungan RW-nya.

“Kami masih menanti janji realisasi janji itu dari bupati. Karena ini kan baru awal 2017,” demikian Gunadi.

Terpisah, Anggota DPRD Kepahiang Supianto mengatakan, bahwa pembangunan di Kecamatan Merigi itu, ada. Anggaran yang dikucurkan dari APBD Kepahiang 2017 sekitar Rp 2 miliar. Dari anggaran itu dialokasikan untuk pembangunan pagar kuburan, irigasi, dan jalan lapen di kawasan Jalan Jalur Dua. Hanya saja tidak termasuk pada jalan lingkungan sepanjang 4,5 km yang dimaksud Ketua RW 3 itu.

“Di Kecamatan Merigi itu ada pembangunannya. Tapi untuk bangun jalan yang dimaksud Ketua RW 3 itu belum dianggaran di 2017 ini”, singkat Supianto.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here