Siapa Pemilik Alat Berat Asphalt Paver ? Tolong Singkirkan …

0
51

Laporan : Hendra Afriyanto

Sebuah alat berat jenis asphalt paver yang terparkir sekitar 2 bulan lamanya. (Foto : Hendra Afriyanto/RedAksiBengkulu)

RedAksiBengkulu.co.id, KEPAHIANG – Di Jalan Pembangunan Kelurahan Pasar Ujung Kecamatan Kepahiang Kabupaten Kepahiang Provinsi Bengkulu, tepatnya di depan kediaman Poniman, warga setempat, terparkir sebuah alat berat  jenis asphalt paver selama kurang lebih 2 bulan. Terparkirnya alat berat pascapengaspalan di jalan itu jelas mengganggu pengguna jalan yang melintas.

Bahkan, kata Poniman, pernah terjadi kecelakaan lebih dari 3 kali di titik tersebut. Dan tidak menutup kemungkinan akan terjadi lagi kecelakaan jika alat berat itu tidak segera disingkirkan. Menyikapi hal itu, Poniman pun mendatangi DPRD Kepahiang untuk mengadukan perihal tersebut, Senin (30/1/2017).

“Tadi saya menemui DPRD Kepahiang untuk melaporkan alat berat itu agar dipindahkan. Sebab hal itu sangat mengganggu pengguna jalan”, kata Poniman kepada RedAksiBengkulu.co.id.

Poniman yang juga pedagang bakso dan warung manisan itu juga menuturkan, sejak terparkirnya alat berat itu, berdampak pada penurunan omset dagangan. Pelanggannya yang biasanya ramai membeli sejak 2 bulan ini justru cenderung menurun.

“Secara langsung atau tidak langsung, ternyata alat berat yang terparkir itu berdampak pada penghasilan warung saya. Jadi, wajar saja kalau saya mengeluhkan hal ini”, ujarnya lagi.

Sebelum mendatangi DPRD Kepahiang, papar Poniman, ia sudah melaporkan alat berat itu ke pihak Kelurahan Pasar Ujung, Kantor Kecamatan Kepahiang bahkan Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kepahiang. Namun tidak ada tindaklanjutnya.

“Bahkan pernah Ibu Netty Herawati Wakil Bupati Kepahiang, mampir membeli bakso di warung saya dan langsung saja saya laporkan ke dia. Tapi tetap saja tidak ada tindaklanjutnya. Ini saya ke DPRD, sekalian saya laporkan ke bupati juga melalui surat”, papar Poniman.

Poniman saat mengadu ke DPRD Kepahiang yang disambut Anggota Komisi III, Armin Jaya. (Foto : Hendra Afriyanto/RedAksiBengkulu)

Armin Jaya, Anggota Komisi III DPRD Kepahiang yang menerima Poniman di DPRD Kepahiang mengatakan, pihaknya akan menyurati Dinas PU Kepahiang untuk mencari tahu siapa pemilik alat berat tersebut.

“Pengaduannya sudah kita terima. Langkah pertama kami, akan surati Dinas PU Kepahiang. Sebab, mereka yang lebih tahu pemilik alat berat tersebut supaya segera dipindahkan”, demikian singkat Armin.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here