Sejak 2015 Pemkab Bengkulu Utara Usulkan Penambahan Polhut, Alhasil ….

2
76

Laporan : Firdaus

RedAksiBengkulu.co.id, BENGKULU UTARA – Polisi Hutan (Polhut) yang tadinya berada dalam naungan Dinas Kehutanan dan Perkebunan (Dishutbun) Bengkulu Utara (BU), sejak adanya perubahan nomenklatur baru, Polhut kini di bawah naungan Dinas Perkebunan Bengkulu Utara. Namun terlepas dari perihal perubahan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), persoalan Polhut di Bengkulu Utara masih sama saja dari tahun-tahun sebelumnya, yakni kekurangan SDM (sumber daya manusia).

Rencana penambahan Polhut sejak 2015 lalu, kata Kepala Dinas Perkebunan Bengkulu Utara, Alfian, sampai kini belum juga direspons Kementerian Kehutanan (Kemenhut) RI. Bahkan dalam kurun waktu 10 tahun terakhir, instansi ini sudah mengajukan 4 kali formasi Polhut, akan tetapi selalu tidak mendapatkan jatah.

“Padahal, idealnya di Bengkulu Utara ini ada 75 orang Polhut. Mengingat luas hutan di Bengkulu Utara diperkirakan mencapai 200.000 hektar”, kata Alfian. 

Tahun 2016, penambahan 65 orang Polhut sudah diusulkan tapi no respons. Formasi penerimaan Polhut juga pernah ada, tapi di tingkat provinsi pada 2014 lalu. Tapi pada kesempatan itu, Bengkulu Utara tidak mengambilnya. Sedangkan saat ini, sambung Alfian, jumlah Polhut yang ada di Bengkulu Utara hanya 12 orang. Itu pun beberapa orang diantaranya, usia Polhut sudah tidak produktif lagi.

Sementara tugas Polhut dalam menjaga hutan, ujar Alfian, cukup berat dan penuh tantangan dan risiko. Sehingga tidak heran dampak dari kekurangan Polhut itu jika di Bengkulu Utara masih saja ditemukan kasus pembalakan liar.  Sedangkan idealnya Polhut yang ada saat ini harus muda-muda usianya atau yang masih produktif.

“Karena hutan yang harus dijaga itu mulai dari Kecamatan Napal Putih hingga ke perbatasan Kecamatan Ipuh Kabupaten Mukomuko dan juga hingga di Desa Air Rami Kabupaten Bengkulu Tengah”, demikian papar Alfian.

2 COMMENTS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here