Pelapor Pungli Dilindungi dan Boleh Tak Sertakan Identitas. Tapi ….

0
52

Laporan : Hendra Afriyanto

Bupati Kepahiang Hidayatullaah Sjahid mengukuhkan Tim Saber Pungli. (Foto : Hendra Afriyanto/RedAksiBengkulu)

RedAksiBengkulu.co.id, KEPAHIANG – Tim Sapu Bersih Pungutan Liar (Saber Pungli) Kabupaten Kepahiang dikukuhkan Bupati Kepahiang Hidayatullah Sjahid, Kamis (19/1/2017). Pengukuhan itu berdasarkan Surat Keputusan Bupati Kepahiang Nomor 180-869 Tahun 2016 tentang Unit Satuan Tugas Sapu Bersih Pungutan Liar Kabupaten Kepahiang, tanggal 1 Desember 2016. Untuk dana awal kegiatan, Pemkab menganggarkan Rp 300 juta.

Dalam pidatonya, bupati berharap Tim Saber Pungli mengoptimalkan kinerjanya sebagai pencegah dan penindak jika ada pungutan-pungutan liar dalam bentuk apapun. Mengingat, dalam pelayanan terhadap masyarakat rawan terjadi pungutan-pungutan liar yang dilakukan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggungjawab. Untuk itu Tim Saber Pungli berwenang untuk melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT).

Terpisah, kepada RedAksiBengkulu.co.id  Ketua Pelaksana Tim Saber Pungli Kepahiang yang juga Wakapolres Kepahiang Kompol Rudy S mengatakan, timnya akan berupaya optimal dan memberi ruang kepada seluruh lapisan masyarakat untuk berani melaporkan jika ada indikasi pungli.

“Siapapun masyarakat diharap memberikan informasi jika ada indikasi pungli. Jangan takut melapor karena kami akan lindungi pelapor”, ujar Rudy S.

Rudy melanjutkan, mekanisme pelaporan pungli bisa melalui pesan singkat (SMS), email, dan website. Ini untuk mempermudah pelapor untuk memberikan informasi dan laporan yang bisa diterima yang dilengkapi dengan alat bukti yang sah dan sumber yang jelas supaya tidak ada fitnah.

“Langkah awal kami sosialisasi ke seluruh SKPD, kecamatan, kelurahan dan desa serta masyarakat. Jika ada warga yang melapor tidak menyertakan identitas, bisa diterima namun akan dikaji dulu. Tapi laporan itu tetap harus ada bukti yang valid”, demikian Rudy.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here