Tujuh Perda di Bengkulu Utara Terkesan Mubazir

0
55

Laporan : Firdaus

 

RedAksiBengkulu.co.id, BENGKULU UTARA – Rapat evaluasi tentang Peraturan Daerah (Perda) yang digelar Pemkab Bengkulu Utara mengungkap, sedikitnya ada 7 Perda di Bengkulu Utara akan direvitalisasi karena dinilai tidak efektif. Kepala Bagian Hukum Setdakab Bengkulu Utara Andi Daniel mengatakan, bisa jadi bertambah, karena masih ada SKPD yang belum melaporkan dan memberikan Perda yang dinilai tidak efektif.

Maka dari itu, kata Andi, pihaknya masih akan menunggu SKPD yang akan menyerahkan Perda yang dimaksud sampai deadline 21 Januari 2017. Namun jika sudah tidak ada SKPD yang melaporkan lagi, itu artinya ketujuh Perda itulah yang akan dievaluasi di DPRD Bengkulu Utara pada masa sidang Semester II tahun 2017.

“Perda itu nantinya akan diusulkan untuk direvitalisasi”, katanya.

Ketujuh Perda itu diantaranya, Perda Pajak/Retribusi Parkir yang menjadi kewenangan Dinas Perhubungan dan Bapenda. Perda Pajak Air Tanah kewenangan Bapenda. Perda Sarang Burung Walet kewenangan Bapenda, Perda Retribusi Telekomunikasi kewenangan Dinas Kominfo.

Lalu ada Perda Retribusi Pasar Grosir yang menjadi kewenangan Dinas Perdagangan, Perda Tempat Pelelangan Ikan (TPI) kewenangan Dinas Perikanan, lalu Perda Izin Mempekerjakan Tenaga Kerja Asing kewenangan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here