FKUB Provinsi Bengkulu Gelar Temu Tokoh Pemuda dan Mahasiswa

0
51

Laporan : Tata Riri

Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Provinsi Bengkulu menggelar Temu Tokoh Pemuda dan Mahasiswa di Aula Kantor Kemenag Provinsi Bengkulu, Selasa (17/1/2017). (Foto : Tata Riri/RedAksiBengkulu)

RedAksiBengkulu.co.id, BENGKULU РMencegah berkembangnya isu perpecahan antar umat beragama yang saat ini sedang marak terjadi di Indonesia, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Provinsi Bengkulu menggelar Temu Tokoh Pemuda dan Mahasiswa di Aula Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Bengkulu, Selasa (17/1/2017).  Penyelenggara sekaligus pembicara, Ketua FKUB Provinsi Bengkulu, H. Muktaridi Baijuri mengatakan, meskipun saat ini di Bengkulu belum ada gejolak perpecahan antar umat beragama, sedini mungkin perlu ditanamkan rasa toleransi agar tidak terprovokasi oleh isu-isu yang berkembang.

“Saat ini banyak sekali isu -isu di media, khususnya media sosial yang memberitakan hal-hal negatif dan mengandung provokatif sehingga masyarakat mudah terpengaruh olehnya. Jadi, kami ingin memberikan pandangan bagi generasi muda untuk tidak terpengaruh dan mudah mempercayai pemberitaan atau isu yang tidak jelas akurasinya”, jelasnya.

Sependapat juga dipaparkan Direktorat Bina Masyarakat Polda Bengkulu, AKBP Jauhari Alwi. Dikatakannya, apapun informasi yang diterima jangan langsung diterima begitu saja, terlebih lagi belum tau sumber informasi itu dari mana? Mudahnya akses internet dan kemajuan teknologi memudahkan siapapun bisa memutar balikkan fakta.

“Kemajuan teknologi membuat manusia mudah untuk memutar balikkan fakta atau mengalihkan isu. Seperti foto, bisa diedit lalu disebarluaskan. Itu yang memunculkan gejolak di masyarakat”, ujarnya.

Kegiatan itu dihadiri perwakilan mahasiswa dari berbagai agama serta kelompok pemuda. Dengan digelarnya kegiatan ini, pemuda dan mahasiswa lebih berpikir positif dan menyikapi segala permasalahan yang menimbulkan perpecahan bangsa dengan bijak.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here