Tunggakan Pajak Galian C di Bengkulu Utara dari 2 Perusahaan Mencapai Rp 600 Juta

0
67

Laporan : Firdaus

Bupati Bengkulu Utara, Ir. Mi’an. (Foto : Dokumen/RedAksiBengkulu)

RedAksiBengkulu.co.id, BENGKULU UTARA – Bupati Bengkulu Utara Mian akan mengkaji 2 perusahaan tambang Galian C soal tunggakan pajak mencapai Rp 600 Juta. Kedua penambang itu adalah Eks PT Asdam Jaya dan PT Jurai. Bupati juga akan menurunkan tim untuk memasang papan merek penegasan tunggakan pajak di lokasi perusahaan tambang tersebut. Bahkan bupati juga akan mengkaji izin kedua perusahaan itu dengan berkordinasi ke Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu.

“Kalau dipasang papan merek, mereka tidak bisa beroperasi lagi bahkan menjual hasil tambang itu ke mana pun. Soal izin, sifatnya kami cuma melapor karena itu ranahnya Pemprov Bengkulu”, tegas bupati. 

Soal tunggakan pajak yang mencapai Rp 600 juta itu, lanjut Mian, Pemda Bengkulu Utara tetap akan menargetkan permasalahan itu segera selesai. Namun terkait desakan masyarakat untuk menutup perusahaan tambang tersebut, Mian masih akan mempelajari terlebih dahulu. Pemerintah tetap menginginkan adanya komitmen dari perusahaan tambang supaya saling berkontribusi.

“Kalau soal tunggakan pajak tetap jadi kejaran kami (pemda). Karena ini menyangkut PAD Bengkulu Utara yang muara akhirnya untuk pembangunan daerah. Soal menutup atau mencabut izin pertambangan, bukan cuma 2 perusahaan semata tapi seluruh penambangan kalau unprosedur, pasti disanksi,” demikian Mian.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here