Berikut Penjelasan Indomaret Terkait Izinnya di Kepahiang

0
61

Laporan : Hendra Afriyanto

Indomaret yang berada di Desa Bumi Sari Kecamatan Ujan Mas Kabupaten Kepahiang. (Foto : Hendra Afriyanto/RedAksiBengkulu)

RedAksiBengkulu.co.id, KEPAHIANG – Pihak PT Indomarco Prismatama (Indomaret), Nanto Usni selaku koordinator pengurusan izin, kepada RedAksiBengkulu.co.id melalui telepon genggamnya mengungkapkan, keberadaan  2 unit Indomaret di Desa Bumi Sari Kecamatan Ujan Mas dan Desa Dusun Kepahiang Kecamatan Kepahiang yang didirikan dan mulai beroperasi bukan tak berizin. Kata Nanto, pada pengurusan izin prinsip sebelumnya ke Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepahiang, pihaknya telah mengajukan 5 lokasi yang akan dibangun minimarket Indomaret, namun pembangunannya secara bertahap.

“Sebenarnya pendirian Indomaret di Kepahiang itu ada 5 unit. Kami membangunnya tidak sekaligus alias secara bertahap. Awalnya memang ada 2 unit dulu trus lanjut 2 unit lagi. Jadi Indomaret itu berdiri bukan tanpa izin”, ujar Nanto.

Nanto menganggap izin prinsip pendirian Indomaret merupakan izin sah dalam hal pamitan kepada Pemkab Kepahiang.

“Kami buka Indomaret ini tentu ada izin prinsip. Kami sudah berpamitan saja kenapa masih dikatakan tidak ada izin? Persoalan izin lokasi, bukan berarti kami lewatkan, tetap kami urus. Silakan cek di kelurahan dan kecamatan kalau tidak percaya. Tapi memang kami sembari mendirikan bangunan”, timpal Nanto lagi.

Menyoal 2 unit minimarket yang sempat ditutup beberapa waktu lalu oleh Satpol PP Kepahiang namun kini sudah beroperasi kembali, Nanto menjelaskan, bahwa dalam hal pengurus izin pendirian Indomaret se-Provinsi Bengkulu melalui salah seorang pejabat Kepahiang yakni, Firdaus Djailani dan sudah menemui Bupati Kepahiang Hidayatullah Sjahid dan Anggota DPRD Kepahiang. Diketahui juga bahwa Firdaus Djailani merupakan Calon Bupati Kepahiang No Urut 1 waktu itu.

“Pak Firdaus itu lingkupnya se-Provinsi Bengkulu. Untuk di Kabupaten Kepahiang saya sendiri. Sebenarnya, (pengurusan izin) ini cuma kesalahpahaman. Maklumlah terkadang ada beberapa pihak yang sering menduga-duga adanya kepentingan lain” imbuh Nanto.

 

Berita Terkait :

Kecolongan, 2 Unit Indomaret di Kepahiang Berdiri Tanpa Izin

Sejak Operasi di Kepahiang, 2 Unit Indomaret Belum Indahkan Ketentuan Pemkab Kepahiang

Berikut Kata Warga Desa Bumi Sari, Ujan Mas – Kepahiang Tentang Keberadaan Indomaret Di Desanya

Komisi III DPRD Kepahiang : Keberadaan Indomaret Dinilai Berseberangan Dengan Program Bupati

 

Disinggung keberadaan Indomaret disebut-sebut ada kepentingan dari kelompok tertentu, Nanto enggan menjelaskan, karena ia menilai kelak hanya akan memperkeruh permasalahan. Nanto hanya menjelaskan setidaknya dengan adanya Indomaret, menyerap tenaga kerja di daerah.

“Kalau 1 unit Indomaret bisa menyerap 9 orang pekerja, setidaknya kalau ada 4 unit Indomaret di Kepahiang berarti ada 36 orang pekerja yang diserap. Itu artinya kan bisa mengurangi pengangguran,” demikian Nanto.

Terpisah, RedAksiBengkulu.co.id mencoba menelusuri apa yang disampaikan pihak Indomaret terkait pengurusan izin di Desa Bumi Sari Kecamatan Ujan Mas. Kasi Trantib Kecamatan Ujan Mas, Suparino membenarkan pihak Indomaret mengurus izin Lokasi pada 31 Desember 2015 lalu. Hanya saja izin tersebut belum ditanda tangani camat setempat.

“Memang benar pada 31 Desember lalu mereka (perwakilan Indomaret) ada datang dan mengurus izin IMB. Tapi sepertinya camat tidak mau tanda tangan. Kebetulan juga camat waktu itu sedang tidak di kantor. Biasanya kalau pengurusan izin berkas yang mau ditandatangani pak camat ditinggalkan dengan kami. Namun (izin Indomaret) ini, tidak. Mereka (pihak Indomaret) langsung pulang dan sampai sekarang belum ada datang lagi”, aku Suparino.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here