Pengangguran Di Bengkulu Utara Meningkat. Indikasi Penyebabnya Adalah …

0
4

Laporan : Firdaus

Budi Chaniago, Lembaga Pemantau Penyelenggara Triaspolitika (LP2TRI) Bengkulu Utara. (Foto : Firdaus/RedAksiBengkulu)

RedAksiBengkulu.co.id, BENGKULU UTARA – Dampak dari diberlakukannya Organisasi Perangkat Daerah (OPD) baru di jajaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkulu Utara, salah satunya berimbas pada Tenaga Kerja Sukarela (TKS) Honorer di beberapa instansi/dinas yang dirumahkan. Itu artinya, mulai 2017 ini dipastikan akan banyak pengangguran di Bengkulu Utara.

Setidaknya ada 500 TKS Honorer di jajaran Pemkab Bengkulu Utara telah dirumahkan. Sementara Pemkab Bengkulu Utara belum ada solusi atas tidak bekerjanya lagi para honorer yang dirumahkan tersebut. Apalagi dalam menciptakan lapangan pekerjaan baru, masih jauh dari harapan.

Atas persoalan diatas, Budi Chaniago dari Lembaga Pemantau Penyelenggara Triaspolitika (LP2TRI) Bengkulu Utara mengaku prihatin atas kenyataan yang dialami honorer yang dirumahkan. Budi berharap bupati memperhatikan perihal ini karena jangan sampai Bengkulu Utara jadi imej yang buruk bagi daerah lain.

“Jangan hanya merumahkan namun harus bijak mencari solusi. Karena masyarakat khususnya para honorer yang dirumahkan itu juga punya hak untuk membangun daerah (Bengkulu Utara) ini. Beri mereka ruang untuk menyambung hidup”, tegas Budi.

Budi menambahkan, bukannya selama ini para honorer itu sudah banyak membantu kinerja pegawai.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here