Berikut Penjelasan Kajari Argamakmur Terkait Eksekusi Kasus Dugaan Korupsi Dispora Bengkulu Utara

0
51

Laporan : Firdaus

 

RedAksiBengkulu.co.id, BENGKULU UTARA – Permasalahan eksekusi kasus dugaan korupsi di lingkungan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Bengkulu Utara tinggal menunggu hari saja. Kasus dugaan korupsi ini nantinya  juga akan menyeret beberapa nama pegawai di dinas yang sebelumnya bernomenklatur Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata ( Disporapar) Bengkulu Utara.

Ini diungkapkan, Kepala Kejaksaan Negeri Argamakmur Kabupaten Bengkulu Utara Provinsi Bengkulu Fatkhuri. Apa lagi, lanjut kajari, pemeriksaan terhadap pelaksana kegiatan hingga Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) dan pihak terkait lainnya sudah dilaksanakan. Dan dalam eksekusi nanti, sambung Fakhuri, akan dilaksanakan secara terbuka.

“Kita tunggu tanggal mainnya saja. Yang jelas dalam waktu dekat ini. Nanti akan dibuka secara transparan “, tegas Fakhuri. 

Bisa jadi, tambah Fatkhuri, kasus dugaan korupsi dalam penggunaan anggaran APBD Tahun 2015 senilai Rp 630 juta untuk pengadaan alat-alat olahraga itu menyeret sejumlah nama sesuai dengan tupoksinya. Meski tidak membeberkan secara gamblang, praktik korupsi itu akan dikuatkan berdasarkan hasil penghitungan kerugian negara oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Bengkulu.

“Tetap kami berkordinasi dengan BPK. Hasilnya akan segera diserahkan,” tambahnya.

Diketahui, kasus dugaan korupsi di Dispora Bengkulu Utara ini ditangani Kejari Argamakmur pada 2016, yang mana lembaga Adhyaksa kala itu masih dibawah kepemimpinan I Gde Ngurah Sriada. Kejaksaan kala itu sempat membuat heboh terkait akan mengeksekusi tersangka sekitar pertengahan tahun lalu.

Di sisi lain, salah satu modus yang diduga menjadi praktik korupsi itu adalah indikasi mark up anggaran. Selain itu, rekanan pada pengadaan barang yang akan dibeli itu atas petunjuk atau arahan dari salah satu penguasa daerah kala itu.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here