Inspektur IPDA Bengkulu Utara : LHP Dispenda Banyak Ditemui Kejanggalan

0
52

Laporan : Firdaus

ilustrasi : RedAksiBengkulu
ilustrasi : RedAksiBengkulu

RedAksiBengkulu.co.id, BENGKULU UTARA – Inspektur Inspektorat Daerah (Ipda) Bengkulu Utara, Abdul Salam menungkapkan, dari pemeriksaan beberapa waktu lalu, diketahui banyak penerimaan pajak masing-masing bidang yang tidak dilaporkan kepada atasan. Akibatnya, terjadi endapan pajak yang tidak disetorkan ke kas daerah (kasda).

Terkait Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) ini, ada dugaan korupsi penerimaan pajak di lingkup Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Bengkulu Utara karena tidak sedikit ditemukan adanya kejanggalan-kejanggalan. Dari temuan itu, Salam mengaku sudah meminta agar pejabat bersangkutan segera menyetorkan uang pajak. Hanya saja Salam masih enggan menyebutkan oknum pejabat tersebut serta berapa besaran uang pajak yang harus disetorkan.

“Setiap petugas yang menarik pajak, seharusnya setor ke atasan, kemudian dilanjutkan ke kasda. Nah, ini lah yang tidak dilakukan (Dispenda) sehingga ada dugaan uang pajak yang ngendap”, terang Salam. 

Pada persoalan ini, disinggung apakah ada keterlibatan Kepala Dispenda Bengkulu Utara, Burman, Salam menjawab, bahwa mekanisme penarikan pajak dilakukan secara berjenjang. Yang pasti, kata Salam, dari bawahan atau bidang masing-masing yang menarik pajak, harus sesuai dengan mekanisme termasuk kebijakan atasan.

Ada pejabat yang menyetorkan sebelum diperiksa. Ada juga yang setor setelah pemeriksaan. Tapi, berapa orangnya saya lupa, termasuk nominal pajak yang harus disetor tersebut,” imbuhnya. 

Namun menurut Salam, LHP itu segera diserahkan ke bupati. Tentunya juga, mengenai hukum atau sanksi yang ditetapkan, sejauh ini belum ada pemanggilan secara tertulis dari bupati. Karena pada prinsipnya, apa yang ditemukan saat pemeriksaan, itulah yang dilaporkan ke bupati. Selanjutnya bupatilah yang menentukan kebijakan.

“Persoalan ini masih akan dibicarakan dan kami pun masih menunggu instruksi dari bupati”, tutup Salam.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here