Sebab Lelang Paket Terhambat Adanya Perubahan OPD

0
53

Laporan : Firdaus

RedAksiBengkulu.co.id, BENGKULU UTARA – Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bengkulu Utara Maswandi menyatakan, indikasi tertundanya pelelangan proyek tahun 2017 lantaran penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) untuk Organisasi Perangkat Daerah (OPD) baru. Sehingga untuk persiapannya cukup menguras waktu dan tenaga.

Pun demikian, kata Maswandi, pelaksanaan pekerjaan dipastikan tetap akan selesai sesuai waktu yang ditargetkan. Dan Maswandi optimis, di 2017 kelak efektivitas penyerapan anggaran dan kualitas pengerjaan akan maksimal.

“Untuk itu, pelelangan akan disiapkan lebih  awal dari tahun sebelumnya. Karena, jika pekerjaan dilakukan lebih awal, maka pencapaian hasil dan kualitas akan jauh lebih baik. Apalagi diakhir tahun, kendala cuaca menjadi faktor utama terhambatnya pekerjaan,” kata Maswandi.

Diinformasikan sebelumnya, ada tiga paket proyek jalan di Dinas Pekerjaan Umum Bengkulu Utara (BU) yang sudah lewat batas waktu pengerjaannya. Itu artinya ketiga kontraktor dari paket proyek tersebut harus memperpanjang kontrak waktu pengerjaan sehingga pekerjaan itu selesai hingga akhir Desember kelak.

Ketiga paket proyek jalan itu diantaranya, peng-hotmix-an jalan D4 Gembung Raya yang dikerjakan oleh PT Lestari Sarana Mandiri Bengkulu, yang kontraknya berakhir 17 Desember 2016. Proyek jalan sepanjang 1,2 kilometer ini menelan anggaran Rp 4,1 miliar. Kemudian proyek yang dikerjakan CV Bambu Kuning yakni pengerjaan Jalan Tanjung Muara – Muara Santan Kecamatan Napal Putih, berakhir 12 Desember 2016 lalu. Proyek ini pagu anggarannya Rp 1,1 miliar. Berikutnya proyek hotmix jalan dengan nilai Rp 1,3 miliar pada Jalan Desa Tanjung Anom Kecamatan Giri Mulya. Pada proyek ini pekerjaan yang belum selesai adalah lapisan aspal hotmix sepanjang 800 meter.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here