Hah…! Ada Benda Bersejarah Terbengkalai di Teras Gedung Pemkab Kepahiang

0
58
Meriam kuno yang tergeletak di teras sudut gedung Kantor Bupati Kepahiang selama bertahun-tahun atau sejak zaman Bupati Bando Amin C Kader. (Foto : Hendra Afriyanto/RedAksiBengkulu)

Laporan : Hendra Afriyanto

Meriam kuno yang tergeletak di teras sudut gedung Kantor Bupati Kepahiang selama bertahun-tahun atau sejak zaman Bupati Bando Amin C Kader. (Foto : Hendra Afriyanto/RedAksiBengkulu)

 RedAksiBengkulu.co.id, KEPAHIANG – Di teras sudut gedung Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepahiang, ada 2 buah meriam kuno yang diduga peninggalan sejarah. Meriam baja berukuran 1 – 1,5 meter itu tergeletak di lantai teras sudut gedung putih. Mirisnya, seperti sama sekali tidak dihiraukan. Padahal setiap hari selalu ada pegawai yang melintas teras tersebut.

Ketika RedAksiBengkulu.co.id mewawancarai Kabag Humas dan Protokoler Setkab Kepahiang, Apandi, mengaku tidak mengetahui keberadaan meriam yang beratnya ratusan kilogram tersebut.

“Saya belum tahu kalau ada (meriam) itu, karena saya masih baru di (bagian) Humas. Terima kasih sudah beri tahu saya. Nanti saya koordinasikan ke Ibu Wakil Bupati untuk menindaklanjutinya”, ujar Apandi.

Sementara itu, Kepala Bidang Kebudayaan, Dinas  Pendidikan dan Kebudayaan Kepahiang, Netti Elyani  kepada RedAksiBengkulu.co.id menjelaskan, meriam kuno tersebut merupakan paninggalan sejarah zaman Belanda. Meriam itu hasil temuan warga di jembatan yang ada di Desa Tebat Monok.

“Pada pemerintahan Bupati Bando Amin C Kader, rencananya meriam itu akan dipajang di halaman Sekretariat Kabupaten Kepahiang”, terang Netti.

Meriam itu, lanjutnya, memang menjadi tanggungjawab Dinas Kebudayaan. Bahkan meriam itu juga pernah diwacanakan akan dipajang di halaman Kantor Dinas Kebudayaan (sebelum pergantian nomenklatur Dishubkominfobudpar) Kepahiang.

“Karena instruksi bupati dulu mau dipajang di halaman Pemda, makanya tidak menjadi tanggungjawab kami lagi”, demikian Netti

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here