Ruangan di Terminal Merigi Kepahiang Terbakar

0
74
Salah satu ruangan di Terminal Merigi yang terbakar. (Foto : Aji Asmuni/RedAksiBengkulu)

Laporan : Aji Asmuni

RedAksiBengkulu.com, KEPAHIANG – Sekitar pukul 16.00 WIB, Minggu (11/12/2016), salah satu ruangan di Terminal Merigi Kabupaten Kepahiang Provinsi Bengkulu, terbakar. Beruntung kebakaran cepat diketahui sehingga api tidak menjalar ke ruangan lain dan tidak meludeskan bangunan terminal yang terbengkalai itu.

Pantauan RedAksiBengkulu.co.id, ruang tersebut terlihat sudah menghitam akibat jilatan api. Namun beruntung api belum sempat memakan atap ruangan berukuran 5 x 3 meter itu. Api berhasil dipadamkan oleh petugas Pemadam Kebakaran (Damkar ) yang menerjunkan 2 unit mobilnya. Namun hanya cukup 1 unit armada Damkar, api pun meredam.

Karena lebih dekat jaraknya, armada Pemadam Kebakaran dari Curup Rejang Lebong yang memadamkan api. (Foto : Aji Asmuni/RedAksiBengkulu)

Kebakaran itu diduga meludeskan parasut balon permainan rumah balon anak-anak. Karena sekitar 1 pekan lalu, di komplek terminal ada kegiatan Pasar Malam. Diduga kuat parasut balon itu milik pengusaha Rumah Balon yang dititipkan di ruangan itu.

“Kemungkinan parasut itu punya pemilik rumah balon”, kata warga setempat, Deni.

Petugas Polsek Ujan Mas yang melakukan olah TKP langsung mendata dan mencari tahu asal sumber api. Namun hingga berita ini di turunkan belum diketahui persis dari mana sumber api tersebut. Apakah dari korsleting listrik atau dari sumber lain. Karena sebelum terbakar, disebut-sebut ruang itu dalam posisi tertutup rapat. Termasuk belum diketahui taksiran kerugian materi akibat kebakaran tersebut.

Diketahui, ruang itu dulunya difungsikan sebagai Kantor Kelurahan Durian Depun, khususnya ruangan staf. Setelah Kantor Kelurahan Durian Depun usai dibangun di belakang komplek terminal sekitar 2014 lalu, kantor lurah pun pindah dan bangunan itu sejatinya kembali di bawah tanggungjawab Dinas Perhubungan Kepahiang.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here